Senkom mitra polri
SENKOM MITRA POLRI KLATEN WILAYAH I
Selasa, 20 Oktober 2015
Jumat, 21 Maret 2014
Setelah pada bulan desember 2013 yang lalu kampung suka bakti kec.gedong aji baru menang Dalam Lomba kegiatan kesatuan gerak PKK-KB-KESEHATAN tingkat provinsi Lampung,maka pada hari ini tanggal 25February2014 kampung suka bakti kembali diberikan anuggrah serta hadiah yang cukup besar dari alloh swt tuhan YME untuk menjadi tuan rumah sekaligus finalis yang mewakili Lampung untuk ajang Lomba kegiatan kesatuan gerak PKK-KB-KESEHATAN tingkat nasional.Dalam sambutannya Bp.bupati Tulang bawang mengatakan bahwa suatu kebanggaan bagi Tulang bawang bisa mewakili Lampung untuk ajang tingkat nasional,ini senua bisa kita peroleh atas kerja keras semua Tim yang Ada mulai dari tingkat RT,RW Dan sampai tingkat kabupaten,adapun kampung suka bakti ini adalah daerah transmigrasi lokal Dan dari luar Lampung 32tahun yang lalu,Dan kabupaten Tulang bawang baru berumur 17tahun,penilaian tingkat kabupaten Dan tingkat provinsi diharapkan bisa menilai kampung suka bakti apa adanya jangan ditambahi Dan jangan dikurangi,adapun Lomba ini bertujuan agar semua kampung2 ditulang bawang bisa terpacu untuk mewujudkan kesehatan sesuai permintaan pemerintah.sewaktu kami mewawancarai Bp.bupati(hanan A rozak) beliau mengatakan bahwa acara ini sudah menjadi agenda rutin pemda Tulang bawang Dan ini menjadi tanggung jawab semua lini pemda Tulang bawang sampai ketingkat paling bawah.serta yang dinilai oleh Tim juri dari pusat adalah kondisi rumah2 warga,mulai dari kemana menghadapnya,bagaimana kondisi ruangan2nya,bahkan bagaimana n seperti apa kondisi tempat MCKnya. Dan pada saat Tim juri dari Lomba kegiatan kesatuan gerak PKK-KB-KESEHATAN tingkat nasional ini sidak kebeberapa rumah warga beliau kaget ketika masuk kesebuah rumah milik Bp.H supri yang kebtulan juga adalah anggota aktif SENKOM MITRA POLRI gedong aji baru,yaitu ketika Tim juri masuk melihat kamar mandi yang luas,dengan bak mandi berkapasitas 1500L dengan Kaca cermin yang membentang luas didepannya,serta "kloset" yang sangat unik yaitu berkedalaman skitar 35cm,lebar 15cm Dan panjang 30cm,sehingga ketika buang air kecil maupun besar maka kecil kemungkinan najis Dan kotoran "njiprat" keorang yang buang hajat diatasnya,Dan saat kami berhasil mewawancarai ketua TP-PKK Tulang bawang tentang kondisi "kloset unik" ini beliau mengatakan: Selama saya berkeliling didaerah Tulang bawang Selama ini baru kali ini saya menjumpai kloset yang unik ini,Dan ini sangat bagus untuk menjaga kesehatan anggota tubuh Dan anggota keluarga karna tempat MCK yang sangat ideal ini adalah tempat yang "wajib" dimiliki setiap rumah agar rumah tersebut bisa dikategorikan "rumah sehat"(ujarnya),Dan saya akan sosialisakan "bentuk kloset" unik ini kejajaran dinkes Tulang bawang agar bisa diteruskan Dan dicontoh oleh seluruh masyarakat Tulang bawang khususnya sehingga Tulang bawang bisa menjadi contoh bagi kabupaten2 lain dilampung ini,bahkan bisa menang Dan menjadi contoh buat kabupaten2 lain diseluruh Indonesia(harapan ketua TP-PKK Tulang bawang ini). Selain penilaian terhadap rumah,drainase,taman2,makanan,tempat2 pelayanan kesehatan ternyata secara khusus Tim penilaian beserta panitia acara ini juga memberikan penilaian khusus kepada salah satu satgas yang mengawal acara ini(terlihat Ada pol PP+Polisi Dan satgas SENKOM MITRA POLRI yang bertugas) yaitu kepada satgas SENKOM MITRA POLRI,yang mana dibawah komando ketua SENKOM MITRA POLRI Tulang bawang Bp.sugeng nur wibowo yang terjun langsung kelokasi,yang mana dari 38orang personil senkom yang diturunkan satupun dari mereka tidak Ada yang merokok,Dan ini sesuai atau pas dengan peraturan acara pada hari ini bahwa satupun peserta ataupun tamu undangan atau satuan pengamanan tidak BOLEH merokok diareal lapangang tempat Lomba diadakan,Dan uniknya lagi pada saat setelah selesai gladi resik pengamanan ini semua anggota senkom ini menandatangani Dan menyerahkan kepada panitia Lomba kegiatan kesatuan gerak PKK-KB-KESEHATAN tingkat nasional ini berupa "pakta integritas" yang salah satu pointnya adalah "sanggup tidak merokok Dan yang menjurus pada narkoba"(point no 4),Dan apabila kami melanggar,siap diberhentikan dari organisasi Dan dikenakan hukum yang berlaku. Dari wawancara kami kepada Bp.suryo panitia beliau mengatakan baru kali ini Ada organisasi masal yang berani Dan taat menandatangani "surat semacam ini". Dan diakhir acara kami juga sempat mewawancari kepala dinas komunikasi Dan informatika kab.Tulang bawang(Bp.Firmansyah,S.SOS -pembina utama muda),kami harap selain aparatur pemerintah Dan masyarakat Tulang bawang "media" SEBAGAI sarana komunikasi Dan informasi juga berkewajiban memberikan informasi2 lewat media2 yang Ada baik Cetak maupun online,Dan kalaupun toh Ada media yang Belum terdaftar dikominfo Tulang bawang saya harap segera melaporkan keberadaannya agar kedepannya jikalau Ada apa-apa akan mudah berkoordinasi ataupun memberikan bantuan baik hukum maupun ilmu2 informatika,saya tunggu besok2 ya didinas kominfo pemda Tulang bawang Dan ini nomor handphone saya kalau butuh apa2 silahkan dihubungi(ujar PAK Firmansyah dengan tersenyum sambil memberikan no HP beliau). Acara ditutup dengan tarian tor tor yang dibawakan oleh siswi siswi smp negri suka bakti Dan dilanjutkan dengan makan siang bersama panitia Dan tamu undangan.(created by rizal putra milda).
Rabu 19maret2014 SENKOM MITRA POLRI rawajitu mengikuti upacara HUT ke-17 kab.tulang bawang dilapangan kecamatan rawajitu timur.semenjak wafatnya kketua korcam rawajitu timur alm.suparto maka untuk sementara kepengurusannya dipercayakan kepada Bp.widodo,termasuk Dalam upacara ini,serta dibantu dengan beberapa personel senkom MITRA POLRI dari kecamatan rawajitu selatan tulang bawang Lampung. Melihat kebelakang sekitar Tujuh belas tahun silam, melalui serangkaian proses panjang Kabupaten Tulang Bawang, resmi berdiri 20 Maret 1997.Sekilas membuka lembar sejarah,perjuangan mendirikan kabupaten ini tidaklah mudah.Bahkan dimulai dari tahun 1981.Cikal bakalnya adalah Lembaga Pembantu Bupati Lampung Utara Wilayah Menggala yang dibentuk Pemerintah Propinsi Lampung.Kemudian atas upaya dan kerja keras para tokoh dan pendiri, tahun 1997 terbentuklah Sekretariat Persiapan Kabupaten Tulang Bawang,hingga akhirnya terbit Undang-Undang No. 2 Tahun 1997 tentang pembentukan Daerah Tingkat II Tulang Bawang dan Kabupaten Daerah Tingkat II Tanggamus. Memperingati HUT Kabupaten Tulang Bawang hendaknya dapat merepresentasikan banyak hal.Ada banyak pesan yang terkandung dalam ulang tahun.Momentum ulang tahun adalah pengingat Jas Merah (Jangan Melupakan Sejarah).Tulang Bawang ada karena sejarah.Tulang Bawang bisa berulang tahun karena ada yang mendirikan.Tulang Bawang bisa berkembang karena ada proses dan perjuangan masa lalu yang harus dilalui.Semua harus selalu diingat oleh masyarakat dan generasi penerus di Kabupaten Tulang Bawang,sekaligus sebagai wujud penghargaan atas jasa serta perjuangan para tokoh dan pendiri. Ulang tahun menjadi sarana mengungkapkan rasa syukur. Wajib dan banyak yang bisa disyukuri saat merayakan ulang tahun. Rasa syukur atas nikmat Tuhan, rasa syukur atas perjalanan waktu yang mengukir sejarah, atas perkembangan pembangunan dan kemajuan Tulang Bawang selama ini, selama enam belas tahun ini.Merayakan ulang tahun harus memiliki makna. Banyak yang terkadang lupa atau sengaja melupakan substansi dan filosofi ulang tahun. Pemahaman diperlukan agar tidak terjebak pada selebrasi atau seremoni yang bersifat formal. Jangan lantas berpikir, bahwa dengan peringatan dan kegiatan yang dilaksanakan, maka selesailah ulang tahun itu. Karena sesungguhnya esensi ulang tahun jauh lebih luas, jika kita bisa menjawab dengan benar pertanyaan: Apa yang bisa dipetik, dan apa yang harus dilakukan selanjutnya.Gegap gembita peringatan HUT ke-16 Kabupaten Tulang Bawang tentu bukan tanpa makna dan tujuan. Berbagai tangkai kegiatan yang dilaksanakan, masing-masing punya nilai positif.Memperingati ulang tahun Kabupaten Tulang Bawang, dapat menjadi cermin adanya upaya untuk selalu membangun semangat kebersamaan. Dahulu, sekarang dan masa mendatang, semangat itu harus tetap tumbuh, dijaga, dipelihara dan ditingkatkan.Motivasi ulang tahun adalah perubahan menjadi lebih baik. Waktu yang tepat untuk melakukan intropeksi dan evaluasi terhadap segala kekurangan dan kelemahan, serta kemudian memperbaikinya. Hal-hal baik, keberhasilan dan prestasi perlu dipertahankan, dilanjutkan dan ditingkatkan. Tujuh belas tahun bukan lagi usia muda. Sehingga harus lebih menjadikan Kabupaten Tulang Bawang lebih dewasa dan makin matang untuk berkembang. Julukan “Sai Bumi Nengah Nyappur” bukankah sejak lama seharusnya memberi inspirasi bagi Tulang Bawang? Satu bumi dengan bumi Lampung, Tulang Bawang harus “Nengah” yang berarti kerja keras, berketerampilan, dan bertanding atau kompetitif. Tetapi dalam waktu yang bersamaan juga harus “Nyappur”, yang artinya tenggang rasa. Jadi, bersama satu bumi dengan masyarakat Lampung, dengan tenggang rasa yang tinggi Tulang Bawang harus selalu berupaya menjadi daerah yang unggul, bermartabat dan berdaya saing. Untuk itu setiap tahun memperingati dan merayakan ulang tahun, tentu diharapkan tidak menjadi sia-sia ketika sudah banyak waktu yang digunakan, sudah banyak keringat yang dicucurkan, dan juga mungkin sudah banyak biaya yang dikeluarkan. Tetapi malah esensi dari merayakan ulang tahun tidak kita dapatkan. Pesan penting ulang tahun harus sampai kepada seluruh unsur masyarakat Tulang Bawang, untuk direnungi, diresapi dan ditindaklanjuti, serta membangun spirit bersama untuk melakukan perubahan-perubahan masa depan menjadi lebih baik lagi. Ulang tahun selalu harus menjadi momentum kebangkitan dari waktu ke waktu.Dan alangkah baiknya pula jika HUT ke-17 Kabupaten Tulang Bawang juga menjadi penanda makin bangkitnya pembangunan menjadi lebih maju, sejahtera, adil dan merata di seluruh wilayah sesuai dengan canangan bupati tulang bawang Hanan A Rozak yaitu membangun dari kampung.Karena tentu masih banyak agenda pembangunan yang perlu dilaksanakan dan disukseskan, mulai dari pemerintahan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, mental spiritual dan lain-lain.Mimpi, harapan, tantangan dan peluang masih terbentang luas. Semua pihak dan seluruh unsur masyarakat Tulang Bawang harus peduli dan selalu siap berpartisipasi. “Lamen Mak Ram Sapou Lagei, Lamen Mak Tanou Kapan Lagei” (Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi). Semoga pesan ulang tahun bisa benar-benar diterima oleh seluruh masyarakat Tulang Bawang, sehingga refleksi dari seluruh makna, semangat, motivasi, inspirasi dan nilai-nilai hikmah dan pelajaran merayakan ulang tahun, akan melahirkan inovasi, kreasi dan aksi yang makin mendukung pembangunan dan kemajuan di masa depan(rizal)
Langganan:
Postingan (Atom)